Pembagian Olahraga

Dalam bukunya yang berjudul manusia dan olahraga menurut Lutan et. al dan Giriwijoyo et. al (1992: 57; 2005: 10), mengemukakan bahwa: “Berdasarkan jumlah pesertanya, olahraga dapat dibagi menjadi: 1) Olahraga perorangan terdiri dari 1-4 orang (senam-tenis/bulutangkis); 2) Olahraga Kelompok terdiri dari 6-22 orang (sepak takraw-sepakbola); 3) Olahraga massal >22 orang.”
Menurut Gandelsman dan Smirnov (1970) yang dikutif oleh Imanudian (2008: 23), membagi semua cabang olahraga ke dalam tujuh kelompok, yaitu:
Olahraga yang menekankan pada kesempurnaan koordinasi dan bentuk keterampilan, contohnya senam. Olahraga yang menekankan pada pencapaian kecepatan maksimal dalam keterampilan siklik, contohnya lari. Olahraga yang menekankan kesempurnaan kekuatan dan kecepatan dari suatu keterampilan, contohnya angkat besi, lompat, dan lempar. Olahraga yang menekankan pada kesempurnaan keterampilan yang ditampilkan dalam menghadapi lawan, contohnya tinju, gulat, dan anggar. Olahraga yang menekankan pada alat perantara, contohnya berkuda, motot, dan mobil. Olahraga yang menekankan pada kesempurnaan gerakan dari system syaraf pusat saat berada di bawah tekanan dan kondisi fisik yang menurun, contohnya menmbak dan catur. Olahraga kombinsi, contohnya sapta lomba dan dasa lomba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: